Pria asal sulawesi tewas di telan ular phyton di kebun sawit

Jakarta – Akbar (26), warga Mamuju, Sulawesi Barat, tewas setelah ditelan ular piton sepanjang 4 meter. Peristiwa seperti ini disebut baru pertama kali terjadi di wilayah itu.


“Yang saya tahu sih belum pernah (terjadi orang dimakan ular). Cuma memang ada biasa sering ditangkap ular berkeliaran (di wilayah   itu),” kata Pejabat Humas Polda Sulbar AKBP Mashura saat dihubungi, Rabu (tanggal 29/3/2017).

Meski begitu, Mashura mengatakan, warga sebelumnya pernah menangkap ular sepanjang 7 meter di wilayah tersebut. Dia menuturkan saat itu tidak ada korban.

“Kalau kejadian seperti itu (ditelan ular) baru. Namun sebelumnya pernah juga ditangkap (ular) sepanjang 7 meter lebih, sekitar bulan November 2016,” ujarnya.

Mashura menambahkan warga sudah lebih dari tiga kali menangkap ular di kawasan kawasan itu. Warga biasanya langsung melapor ke polisi bila menangkap ular.

“Biasa kalau ada ditemukan seperti itu, mereka langsung lapor ke Bhabinkamtibmas atau ke polsek terdekat. Polisi langsung tindak lanjuti,” ucapnya.

Akbar merupakan warga Dusun Pangerang, Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah. Dia meninggalkan kediamannya untuk memanen sawit pada Minggu (tanggal 26/3). Karena diketahui tidak pulang ke rumah, warga mencari Akbar dan menemukannya dalam keadaan tewas ditelan ular piton sehari kemudian.

*Baca juga : Dililit Ular Piton Sepanjang 6 Meter,Warga Paya Rumbai Tewas.

Polisi memastikan Akbar dalam kondisi tewas saat ditemukan. Jenazah korban sudah dievakuasi untuk dikembalikan ke keluarga.

“Korban dipastikan tewas setelah sejumlah warga membelah perut ular dan menemukan jasad korban di dalamnya. Saat ini, korban telah dievakuasi warga ke rumah duka,” kata Mashura dalam keterangannya, Selasa (tanggal 28/3).

Advertisements

Dililit Ular Piton Sepanjang 6 Meter,Warga Paya Rumbai Tewas.

INDRAGIRI HULU,– Seorang pria bernama Wahyu (22), warga Desa Paya Rumbai Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu tewas karena dililit oleh ular piton sepanjang enam meter pada hari kamis siang kemaren (19/1/2017).

Dijelaskan kronologis kejadian oleh Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, SIK, MM bahwa seorang warga bernama Louis Sembiring (60) dan Betene Ginting (29) sedang melewati jalan Desa Paya Rumbai.

Mereka kemudian melihat seseorang yang sedang dibelit oleh ular piton yang sangat besar. Kondisi warga itu terlihat sudah tidak bernyawa karena lilitan ular itu sudah meremukkan tubuhnya.

Segera mereka mengusir ular tersebut dan setelah ular ini melepaskan belitannya, mereka menolong korban yang sudah tidak bernyawa ini. Dan meminta pertolongan kepada warga desa.

Baca juga : Pria asal sulawesi tewas di telan ular phyton di kebun sawit

Setelah warga desa berkumpul mereka sepakat untuk mencari ular tersebut agar tidak memangsa warga lainnya dan terhindar dari bahaya. Tak lama kemudian ular tersebut ditemukan di dalam parit tak jauh dari tempat kejadian semula.

“Korban kini sudah dimakamkan oleh keluarga di pemakaman umum Desa Paya Rumbai”, pungkas Guntur. 

Editor: Defrizal,berkasRiau